Saturday, November 24, 2018

Historisnya SekolahKu

November 24, 2018 0 Comments

SekolahKu AlmamaterKu
SMA Negeri 68 Jakarta adalah sekolah menengah atas negeri percontohan yang berkedudukan di Jakarta Pusat. Sejak awal pendirian SMA Negeri 68 Jakarta, pemerintah telah mencanangkan sekolah ini sebagai sekolah percontohan yang dapat menjadi barometer sekolah di DKI Jakarta. SMA Negeri 68 diresmikan oleh Presiden ke-dua Republik Indonesia, Soeharto, 29 Agustus 1981.
Dalam komplek tersebut juga termasuk SMP Negeri 216 Jakarta, SD Negeri Kenari 7-12 Jakarta dan gedung multifungsi Menza. Sampai saat ini masyarakat mengenal kompleks ini sebagai Kompleks Pendidikan Salemba 18.Telah 37 tahun sekolah ini berdiri. Perubahan kurikulum dan paradigma belajar terus dilakukan sejalan dengan kebutuhan peserta didik dan tuntutan masyarakat. Kurikulum 2004 (KBK) telah dilaksanakan secara penuh sejak tahun ajaran 2005/2006 pada semua jenjang kelas. Pada tahun yang sama juga terbentuk layanan kelas internasional dengan mengacu pada Kurikulum Cambridge. Pada tahun ajaran 2006/2007 sekolah ini telah ditunjuk sebagai Rintisan Sekolah nasional Berstandar Internasional. Pelaksanaan RSBI baru akan dilaksanakan mulai tahun ajaran 2008 – 2009 di kelas X. SMA Negeri 68 menjadi sekolah pertama yang menggunakan Kurikulum 2013 dan melakukan program penjurusan semenjak awal masuk kelas 10.

Lokasi SMA 68 merupakan areal historis yang memiliki peranan penting pada era kolonial. Suatu kebanggaan bagi kita karena tempat yang sering kita gunakan untuk beredukasi, bercanda, berprestasi ini merupakan lokasi historis.  Mari kita telusuri sehistoris  apakah  jalan Salemba ini pada era kolonial.

Tentu kita lebih mengenal lokasi Salemba saat ini sebagai suatu kawasan strategis yang berada diantara Jl. Kramat Raya dan Jl. Matraman Raya, wilayah Kecamatan Senin, Jakarta Pusat. Di kawasan tersebut terdapat beberapa nama tempat yang diawali Salemba, seperti Salemba Bluntas, Salemba Tengah, Salemba Utankayu dan Salemba Tanah Padri. Di Salemba ada beberapa gedung penting, diantaranya Perpustakaan Nasional, Universitas Indonesia, RS Cipto Mangunkusumo (RSCM), RS St Carolus, Rutan Salemba, Lembaga Alkitab Indonesia, dan Universitas Kristen Indonesia.
Bagaimanakah historisnya jalan Salemba pada masa lampau?

Salemba Tempo Dulu- Salemba Saat ini
                                       Sumber: https://id.pinterest.com/pin/475552041899130594/?lp=true

Salemba merupakan salah satu jalan yang dibangun oleh Gubernur Jendaral Daendels ketika memerintah (1808-1811) hingga dikenal dengan nama Jalan Daendels. Kala itu Salemba terletak di perbatasan antara kota Batavia dan Meester Cornelis. Karena pada 1905 ibu kota Batavia dibagi menjadi dua Kotapraja, yakni Batavia dan Meester Cornelis (kini Jatinegara). 
Menurut Zaenuddin HM, dalam buku karyanya berjudul “212 Asal-Usul Djakarta Tempo Doeloe,” setebal 377 halaman, terbitan Ufuk Press pada Oktober 2012, menyatakan Salemba dalam peta abad ke-19 dan awal abad ke-20 bernama Struyswijk atau Salemba Besar. Wilayahnya terbentang dari Kali Ciliwung di sebelah barat sampai kali Sunter di sebelah timur, dari pemakaman orang-orang Tionghoa atau Sentiong di sebelah utara sampai kebun kayu manis milik partikelir Solutide di sebelah selatan.
Mengapa dinamakan Strusyswijk? 
Dinamakan Struyswijk, dapat diartikan kawasan Struys, karena tuan tanah pertamanya adalah Abraham Struys, seorang mantan pejabat pada Kompeni yang kaya raya. Tanah itu kemudian diwariskan kepada anaknya, Anna Struys yang menikah dengan Joan van Hoorn, seorang pejabat tinggi Kompeni Belanda di Batavia. Menurut Resolusi tertanggal 22 Oktober 1699 kawasan struyswijk menjadi milik Joan van Hoorn, yang menjual sebagian dari padanya.Kepada Domine Kiezenga seharga 5000 Ringgit, termasuk 330 ekor sapi dan sejumlah perlengkapan rumah tangga. Bagian yang dibeli Domine tersebut kemudian dikenali dengan sebutan Tanah Padri (De Haan 1910:6,7,13) yang masih tercantum sebagai nama tempat pada peta 1911 yang ditebitkan oleh Topograpisch Inrichting Batavia, Lembar I.IV. 

Salemba semakin terkenal dengan adanya perguruan tinggi kedokter School tot Opleiding van Indische Artsen (STOVIA) yang merupakan cikal bakal UI sekarang. Di seputaran kampus tersebut terdapat rumah sakit Centraal Burgerlijke Ziekenhuis (CBZ) yang saat ini lebih terkenal dengan Rumah Sakit Cipto Mangunkusomo.
Rumah sakit CBZ yang kemudian jadi RS Cipto Mangunkusumo
Tidak jauh dari situ terdapat penjara Salemba. Pada masa kolonial, penjara ini kerap digunakanuntuk memenjarakan orang yang dianggap berlawanan dengan pemerintah kolonial.
Seperti yang tertera dalam banyak literatur, salah satu fungsi jalan Daendels adalah untuk menangkal armada Inggris yang kian masif. Begitu juga dengan Salemba. Tapi sayang, Daendels justru harus menyerah di jalan yang dibangun atas namanya sendiri.
Pada Agustus 1811 bala tentara Inggris setelah terlebih dulu menguasai Kota dan Senen, tanpa mengenal ampun melaju ke kawasan ini Salemba, jalan yang dibangun Daendels. Untuk menyambut tentara Raffles, Daendels telah menyiapkan tangsi-tangsi di sekitar Matraman yang sejatinya sudah masuk kawasan Meester Cornelis. Meski demikian, upaya itu ternyata tak cukup jitu menghalau serangan tentara Inggris. Ribuan tentara Inggris dengan mati-matian bertempur melawan pasukan Belanda/Prancis (saat itu Batavia dikuasai Prancis). Tentara gabungan Belanda-Prancis yang menyerah, sebanyak 6.000 orang pasukannya ditawan dan berakhir dengan kemenangan tentara Inggris dengan Raffles sebagai gubernur jenderalnya. Setelah pesta kemenangan dan peperangan dilupakan, opsir-opsir Inggris yang muda mengadakan pesta pora dan menemukan teman pesta dansa di kalangan gadis-gadis Belanda dan Indo.

Nah, begitulah historisnya jalan Salemba ini maka mulai saat ini mari kita jaga kenyamanan dan keasrian sekolah kita sebagai bagian dari tapak tilas sejarah Indonesia.
Cinta Sejarah sebagai bukti Pejuang Sejarah Kekinian.
Salam Historis...




Friday, November 23, 2018

Gebyar Bahasa dan Sastra SMA 68 Jakarta

November 23, 2018 0 Comments
"Melalui Bahasa Gali Potensi Literasi dan Raih Prestasi"  disampaikan secara lantang dan penuh semangat oleh  Rizki Aji (XI IPS 1) dan Luh Natya (XI IPA) sebagai tema Gebyar Bahasa dan Sastra SMAN 68 Jakarta yang dilaksanakan pada tanggal 22-23 November 2018. Dengan busana abang dan none serta dialog keceriaannya, mereka mampu menyugesti para penonton untuk terus mengikuti rangkaian acara hingga selesai.

Pembawa Acara Gebyar Bahasa dan sastra 68
Acara ini diketuai oleh Dra. Anna Bluean Silaen (guru Bahasa Indonesia) atas arahan Kepala SMAN 68, Dra. Adwiana Hardiyanti, M.Pd beserta para wakasek yaitu bidang Humas,  Dra. Widiartinny, bidang kesiswaan Anwar Farid, M.Pd dan bidang kurikulum Drs. Tolib, M.M. Kegebyaran acara ini didukung atas partisipasi aktif dari semua warga sekolah seperti para guru dan karyawan serta para peserta didik dan tentunya para orang tua.

Pembukaan Acara Gebyar Bahasa dan Sastra SMAN 68 Jakarta Tahun 2018
Pembiasaan literasi 68 telah dibuktikan outputnya pada kegiatan ini. Semua kelas dengan koordinasi para wali kelas mempersiapkan duta kelasnya untuk menampilkan aksi terbaiknya saat lomba. Berbagai persiapan dilakukan walaupun disaat yang sama mereke memiliki tugas belajar yang cukup padat menjelang akhir semester ganjil ini.  Terlihat begitu hebatnya para peserta didik 68,mereka mampu memanage keseimbangan otaknya seperti yang disampaikan oleh Bpk.Tolib saat membuka acara tersebut bahwa para peserta didik harus mampu menyeimbangkan potensi otak kiri dan kanannya. Kesuksesan seseorang bukan karena kemampuan IQnya yang tinggi tetapi juga sangat didukung oleh  kemampuan EQ (emotional Quotient)  dan SQ (Spritual Quotient). Salah satunya  adalah melalui acara Gebyar Bahasa dan Sastra ini.
Berbagai lomba dan kreasi para peserta didik tampil pada ajang ini baik yang bersifat individual maupun perkelas seperti:
  1. Lomba Cipta Puisi
  2. Lomba Baca Puisi
  3. Lomba Cerpen Digital
  4. Lomba Monolog
  5. Lomba Short Movie
  6. Lomba Pohon Literasi
  7. Lomba Design Poster Digital
  8. Lomba Debat Bahasa Indonesia
  9. Lomba Debat Bahasa Inggris                  
Aksi Lomba Para Peserta Gebyar Bahasa dan sastra
Dari dua lomba debat diambil dua pemenang sebagai:
1.Key Speaker Debat Bahasa Indonesia
2. Key Speaker Debat Bahasa Inggris

Dalam rangkaian acara gebyar ini juga panitia menghadirkan sosok muda yang sukses menjadi Duta Bahasa 2018. Semangat berbahasa nampak nyata dalam acara dialog tersebut. Satu kalimat yang dapat digaris bawahi bahwa pentingnya berbahasa dapat membangun komunikasi menuju Kesuksesan.
Dialog Duta Bahasa dengan Gibran kelas X IPA 3

Suasana panggung gebyar semakin meriah dengan tampilan kreasi peserta didik 68 yang memiliki prestasi ekskul yang luar biasa diantaranya menampilkan palang pintu oleh Ekskul pencak silat, vokal grup dari ekskul tosla, tari kreasi oleh ekskul Tari Tradisional, dance oleh Ekskul Tari Modern dan juga penampilan vokal grup bahasa Perancis.

Aksi Kreasi Ekskul 68

Dipenghujung penutupan acara, tibalah saat-saat yang mendebarkan yaitu pengumuman pemenang lomba. Proses penilaian dilakukan oleh tiga orang juri pada setiap lomba untuk menentukan 6 pemenang yaitu Juara I, II dan III serta Harapan I,II dan III. Terlihat sangat sulit para juri dalam memberikan nilai karena hampir semua peserta lomba menampilkan aksinya secara maksimal. Oleh karena itu seyogyanya semua para peserta lomba adalah "Sang Juara Literasi" karena telah berani menunjukkan potensinya untuk dinilai menjadi pemenang.

Salam Literasi Para Guru dan Sang Juara 1 

Demikianlah rangkaian acara Gebyar Bahasa dan Sastra SMAN 68 Jakarta yang telah berhasil menggali potensi literasi dan prestasi para peserta didik. Semoga para pemenang lomba dapat terus meraih prestasi terbaiknya ke tingkat nasional dan internasional. 
Ucapan Selamat dan Sukses kepada Semua panitia Pelaksana Gebyar Bahasa dan Sastra SMAN 68 Jakarta Tahun 2018.  Untuk semua peserta didik SMAN 68 Jakarta, ayo siapkan potensi literasi terbaikmu pada acara Gebyar Bahasa dan Sastra Tahun 2019. Inshaa Allah, Kami tunggu Aksi Luar Biasamu di tahun Mendatang. 
Salam Literasi...





Thursday, November 22, 2018

Perang Dunia

November 22, 2018 0 Comments
Berikut beberapa catatan mengenai materi tentang Perang Dunia I dan II. 
  1. Perang dunia I terjadi pada tahun 1914–1918.
  2. Sebab umum Perang dunia I:
  a. Adanya pertentangan antara negara-negara Eropa, seperti :
  1. Jerman dengan Perancis, penyebab pertentangan karena Perancis ingin melakukan politik Kevanche, Perancis balas dendam terhadap Jerman atas kekalahannya pada perang tahun 1870–1871.
  2. Jerman dengan Inggris, penyebab pertentangan karena Inggris merasa tersaingi oleh Jerman dalam bidang industri, daerah jajahan dan pembangunan Angkatan laut yang dilakukan oleh Jerman.
  3. Jerman dengan Rusia, penyebab pertentangan karena jerman dianggap menghalangi Politik Air hangat Rusiayang akan menerobos ke laut tengah.
b. Adanya politik persekutuan/system of alliances antarnegara Eropa, seperti :
  1. Triple alliance, blok Jerman atau Sentral berdiri tahun 1882 dengan anggotanya adalah Jerman, Austria-Hongaria, dan Italia.
  2. Triple Entente, blok Perancis atau sekutu berdiri tahun 1907 dengan anggotanya adalah perancis, Inggris, dan rusia.
c.  Perlombaan senjata di Eropa, yang timbul akibat adanya politik persekutuan.
3.Sebab khusus Perang Dunia I adalah karena Terbunuhnya Putra Mahkota Austria, Frans Ferdinand di Sarajevo-Bosnia oleh Gabriell Princip, anggota Serbia raya pada tanggal 28 Juni 1914.
4.         Jalannya Perang Dunia I.
Perang Dunia I berkecamuk di Eropa, Afrika dan Asia Pasifik, yang terbagi menjadi medan (front) pertempuran sebagai berikut ini :
1) Front Barat, merupakan daerah pertempuran antara jerman melawan Belgia dan Prancis, yang terkenal dengan pertempuran Somme. Pertempuran ini terjadi dekat perbatasan Belgia-Perancis di bulan Juli-November 1916. Dalam pertempuran tersebut, lebih dari 600.000 prajurit sekutu dan 650.000 prajurit Jerman terbunuh.
2) Front Timur, merupakan daerah pertempuran antara Rusia melawan Austria-Hongaria dan Prusia Timur.
3) Front Selatan, merupakan daerah pertempuran antara Italia melawan Austria-Hongaria dan Jerman.
4) Front Balkan dan Timur Tengah, merupakan daerah pertempuran negara Austria-Hongaria, Inggris, Turki, Yunani, Bulgaria, Syria dan Mesir.
5)    Front Asia Pasifik, merupakan daerah pertempuran Jerman dan Jepang yang dibantu oleh negara-negara Asia Pasifik.
5. Perang Dunia I berakhir dengan kemenangan di pihak Sekutu dengan Perjanjian Versailes (tanggal 28 Juni 1919) antara Sekutu dengan jerman.
6.         Isi Perjanjian Versailles :
     a. Jerman harus menyerahkan kembali             daerah yang dikuasai selama perang.             kepada para pemiliknya.
    b. Jerman harus menanggung seluruh.              biaya ganti rugi perang sebesar 132.               miliar mark.
   c. Angkatan perang Jerman harus         diperkecil, batas maksimal pasukannya  hanya berjumlah  100.000 orang
    d.    Kapal-kapal dagang Jerman diserahkan  kepada Inggris sebagai pembayaran kerugian perang.
   e.    Wilayah jerman di sebelah barat sungai Rhein (Rheinland) diduduki pasukan Sekutu sebagai jaminan selama 15 tahun.
 f. Jerman kehilangan semua daerah jajahannya dan diserahkan kepada Inggris, Prancis, dan Jepang.
 g. Danzig menjadikotamerdeka di bawahmandatLigaBangsa-Bangsa.
7.         Dampak Perang Dunia 
Bidang Politik
Bidang Sosial
Bidang Ekonomi
a.    Wilayah negara yang kalah perang semakin sempit, sedangkan wilayah negara pemenang perang semakin luas.
b.    Tenggelamnya empat kekaisaran besar di Eropa menjadi negara-negara republik, yaitu jerman, Austria-Hongaria, Rusia, dan Turki.
c.     Di Eropa Timur timbul negara-negara baru, seperti Polandia, Cekoslowakia, Yugoslavia, dan Hongaria. Di Timur Tengah timbul negara-negara baru, seperti Irak, Saudi Arabia, Iran, Yordania, Syria, dan Mesir.
d.    Lahirnya Liga Bangsa-Bangsa ( LBB) yang diprakarsai oleh Presiden Amerika Serikat, Woodrow Wilson.
e.    Kegagalan Liberalisme mengatasi kekacauan dan kesulitan akibat perang mengakibatkan timbulnya totalitarianisme di berbagai negara. Di Italia lahir Fasisme, di Jerman lahir Nazisme, di jepang timbul militerisme, dan di Rusia timbul komunisme.

a.    Negara-negara Eropa banyak kehilangan pemuda.
b.    Peranan perempuan meningkat, menggantikan generasi muda yang gugur dalam perang. Setelah perang tuntutan emansipasi wanita semakin kuat.
c.     Perang Dunia I yang berlangsung selama 4 tahun, telah menelan banyak korban, baik yang tewas, luka-luka, ditahan atau hilang.

a.    Hancurnya saran fisik dan non fisik.
b.    Hancurnya pusat-pusat industri di eropa.
c.     Rusaknya daerah pertanian yang mengakibatkan timbulnya kelaparan yang hebat di Rusia.
d.    Terjadinya krisis malaise pada tahun 1929, yakni krisis ekonomi dunia yang diawali hancurnya sektor-sektor ekonomi Amerika Serikat.

8.  Sebab-sebab kekalahan Jerman dan negara-negara pendukungnya adalah ;
a.    Bergabungnya Italia dengan pihakInggris, Rusia, Perancis tahun 1915.
b.    Terlibatnya Amerika Serikat membantu sekutu tahun 1917.
c.     Blokade sekutu yang sangat ketat, pengorganisasian kekuatan yang lebih besar dengan pihak AS.
d.    Terjadinya gerakan sosial di Jerman dan Austria-Hongaria yang bosan dengan peperangan
9.         Latar belakang berdirinya LBB untuk menciptakan perdamaian yang abadi dengan melenyapkan perang dari muka bumi.
10.     Liga Bangsa-Bangsa (League of Nations) secara resmi berdiri pada tanggal 10 Januari 1920 atas gagasan dari presiden USA yaitu Woodrow Wilson. Beliau mengusulkan suatu konsep perdamaian yang disebut dengan “Peace Without Victory”.
11.     Pada awal berdirinya LBB mempunyai anggota 24 negara selanjutnya berkembang menjadi 60 negara dengan berkedudukan di Jenewa, Swiss.
12.     Sifat keanggotaan LBB adalah sukarela dan tidak mengikat.
13.     Dalam susunan organisasi, LBB mempunyai empat badan utama yaitu :
a.    Sidang umum (the council)
b.    Skretariat tetap (the secretary)
c.     Dewan khusus, dan
d.    Mahkamah Internasional (the world court)
14.     Tujuan Liga Bangsa-bangsa :
a.    Menjamin perdamaian dunia.
b.    Menghindari terjadinya perang.
c.     Mengadakan diplomasi terbuka dan menaati hukum internasional dan perjanjian internasional.
15.     Sebab-sebab kegagalan LBB :
a.    Tidak adanya peraturan-peraturan yang mengikat, semuanya dilakukan secara sukarela.
b.    Tidak mempunyai alat kekuasaan yang nyata untuk menindak setiap negara yang melanggar.
c.     Terlalu lemah terhadap negara-negara besar.
d.    Adanya pergeseran tujuan dari masalah perdamaian ke masalah politik.
16.     Perang Dunia II terjadi pada tahun 1939-1945.
17.     Sebab umum Perang Dunia II :
a.    Pertentangan paham (liberalisme dan totaliterisme)
Penganut liberalisme : Inggris, Perancis, dan Amerika Serikat.
Penganut totaliterisme : Jerman, Italia, dan Jepang.
b.    Politik aliansi (persekutuan mencari kawan)
Blok As/Fasis  (Sentral/Poros) : Jerman, Jepang, dan Itali (negara Totaliterisme.
Blok Sekutu/Komunis : Perancis, Inggris, Rusia, Amerika, Australia, RRC, Uni Soviet, dan lain-lain.
c.     Semangat untuk balas dendam (Revanche Ide).
d.    Perlombaan Senjata.
e.    Pertentangan antanegara imperialisme
f.     Kegagalan Liga Bangsa-bangsa
       LBB tidak mampu menghadapi negara-         negara besar.
18.     Sebab khusus Perang Dunia II :
a. Tanggal 1 September 1933  mengawali pertempuran di Front Eropa dan Afrika Utara, karena adanya serangan Jerman atas Polandia.
b. Serangan Jepang ke pangkalan AL Amerika Serikat di Pearl Harbour Hawaii pada tanggal 7 Desember 1941 mengawali Front Pasifik.
19.     Periodisasi (tahap-tahap perang)
a.  Tahun 1939-1942              : tahap (periode) awal, blok As memperoleh kemenangan.
b.  Tahun 1942                         : merupakan titik balik (turning point).
c. Tahun 1943-1945              : periode akhir, dengan kemengan di pihak Sekutu.
20.     Dampak perang Dunia II
Bidang Politik
Bidang Ekonomi
Bidang Sosial
·  Tampil dua negara adikuasa (superpower) yaitu Amerika Serikat dan Rusia (Uni Soviet) sebagai pemenang dalam Perang Dunia II. Masing-masing menjadi kutub politik dunia. Amerika Serikat menjadi poros demokrasi Liberal, sedangkan Rusia (Uni Soviet) menjadi poros komunisme.
·  Terjadinya perebutan pengaruh antara Amerika Serikat dan Uni Soviet yang menimbulkan Perang Dingin (the cold war). Jika keduanya berimbang terjadi keseimbangan kekuatan (Balance of Power Policy), walaupun perdamaian diliputi ketakutan.
·  Nasionalisme di Asia berkobar dan timbul negara-negara merdeka seperti Indonesia (17 Agustus 1945),Filipina (4 Juli 1946), India dan Pakistan Dominion (15 Agustus 1947) dan India merdeka penuh 26 Januari 1950, Birma (4 Januari 1948), dan Ceylon (dominion 4 Februari 1948).
·  Munculnya politik mencari kawan atau aliansi yang dibentuk berdasarkan kepentingan keamanan bersama, misalnya NATO (North Atalantic Treaty Organization) adalah pakta pertahanan bentukan Amerika Serikat. Sedangkan pakta pertahanan bentukan Rusia (Uni Soviet) adalah Pakta Warsawa.
·  Munculnya politik memecah belah negara, misalnya:
1)   Jerman dibagi menjadi dua negara, yaitu Jerman Barat dan Jerman Timur.
2)   Korea dibagi menjadi dua negara, yaitu Korea Selatan dan Korea Utara.
3)   Indo-Cina dibagi menjadi tiga negara, yaitu Laos, Kamboja, dan Indo-Cina.
4)   India dibagi menjadi dua negara, yaitu India dan Pakistan.
·  Munculnya negara-negara merdeka di Asia, seperti Indonesia, India, Pakistan, Srilanka dan Filipina.
·  Perang Dunia II menghancurkan perekonomian negara-negara di dunia kecuali Amerika Serikat. Amerika Serikat menjadi pusat kekayaan dan kreditur dari seluruh dunia. Untuk menanamkan pengaruhnya di negara-negara Eropa dan yang lain, Amerika Serikat melaksanakan program. Misalnya Truman Doctrine (1947), Marshall Plan (1947), Point Four Truman dan Colombo Plan. Program-program ini merupakan usaha untuk membendung berkembangnya komunisme.

·     Untuk membantu penduduk yang menderita akibat korban Perang Dunia II PBB membentuk UNRRA (United Nations Relief Rehabilitation Administration). Tugas UNRRA di antaranya sebagai berikut:
F Memberi makan kepada orang-orang yang terlantar.
F Mendirikan rumah sakit.
F Mengurus pengungsi dan menyatukan dengan keluarganya.
F Mengerjakan kembali tanah yang rusak.

· Timbul inisiatif mendirikan lembaga internasional yang memiliki wibawa dalam memelihara perdamaian dunia. Inisiatif itu datang dari Franklin Delano Roosevelt (AS) yang diteruskan oleh penggantinya Harry S. Truman, Winston Churchill (Inggris), dan Joseph Stalin (Uni Soviet). Inisiatif ini terlaksana dengan berdirinya United Nations atau Perserikatan Bangsa-bangsa.


21. Konferensi Postdam (2 Agustus 1945) Antara Sekutu dan Jerman
Konferensi ini diadakan antara Sekutu dengan Jerman yang dihadiri oleh Thruman, Stalin, dan Attlee. Konferensi ini menghasilkan keputusan sebagai   berikut:
a.  Jerman dibagi dalam 4 daerah pendudukan yakni bagian timur oleh Rusia, bagian barat oleh Amerika Serikat, Inggris, dan Perancis. Kota Berlin yang terletak di tengah-tengah daerah pendudukan Rusia, dibagi 4 bagian yakni Berlin Barat (Amerika Serikat, Inggris, Perancis) Berlin Timur (Rusia).
b. Danzig dan daerah Jerman sebelah timur Sungai Oder dan Neisse diberikan kepada Polandia.
c.  Angkatan Perang Jerman harus dikurangi jumlah tentara dan peralatan militernya (demiliterisasi).
d. Penjahat perang, yakni tokoh-tokoh NAZI harus dihukum di bawah pengawasan internasional.
e.  Jerman harus membayar kerugian perang kepada Sekutu.
22.     Perjanjian San Fransisco (8 September 1951) Antara Sekutu dan Jepang
Perjanjian ini diadakan antara Sekutu dengan Jepang pada tahun 1945 dan dibuat di Jepang. Pada mulanya perjanjian ini hanya bersifat sementara. Kemudian Perjanjian San Fransisco disahkan pada tanggal 8 September 1951. Rusia tidak ikut menandatangani perjanjian ini sehingga tidak mengakuinya. Perjanjian ini berisi:
a.  Kepulauan Jepang di bawah pengawasan.            Amerika Serikat.
b.  Kepulauan Kurile dan Sakhalin Selatan.                 diberikan kepada Rusia. Sedangkan.                     Mantsyuria dan Taiwan diberikan kepada             Tiongkok.   
c. Tokoh-tokoh fasis diadili sebagai penjahat perang dan harus dihukum di bawah pengawasan internasional.
d. Jepang harus membayar kerugian perang kepada Sekutu.
23. 
Berawaldarigagasanparapemimpinnegarauntukmenyelamatkanduniadaribencanaperangdanmewujudkanperdamaiandunia yang abadi, Roosevelt (PresidenAmerikaSerikat) dan Winston Churchill (PerdanaMenteriInggris) melakukan perundingan pada 14 Agustus 1941.Perundingan yang dilakukan di ataskapal Augusta milikAmerikaSerikatmenyepakatiAtlantic Charter yang berisihakuntuk menentukannasib sendiri dan mengimbau setiap persengketaan diselesaikanmelaluimejaperundingan.
SebagaikelanjutanAtlantic Charter, diadakanKonferensi Yalta di SemenanjungKrimpada 22 Februari 1945.Pertemuanter sebu tdihadirioleh Roosevelt, Churchill, danJosefh Stalin (PresidenRusia).HasilpertemuanmenghasilkanRumus Yalta (Yallta Formula).SesuaidenganhasilKonferensi Yalta, pada 25 April–26 Juni 1945, dilaksanakankonferensi di San Fransisco yang menghasilkanCharter for Peace(PiagamPerdamaian).PiagamtersebutmenandailahirnyasekaligusmenjadilandasankegiatanPerserikatanBangsaBangsa (PBB).Setelahdisetujuiolehanggota-anggotanyapada 24 Oktober 1945, piagam tersebut secara resmi mulai diberlakukan dan 24 Oktober 1945 ditetapkan sebagai hari lahirnya PBB.
Tujuan didirikannya PBB yaitu:
  1. memelihara perdamaian dan keamanan internasional;
  2. mengembangkan hubungan persaudaraan antarbangsa;
  3. mengadakan kerjasama internasional dalam bidang ekonomi, sosial, budaya, dankeamanan;
  4. sebagai pusat penyelarasan segala tindakan bersama terhadap negara yang membahayakan perdamaian dunia.
  • Asas-Asas PBB yaitu:
  1. semua anggota mempunyai persamaan derajat dan kedaulatan;
  2. setiap anggota akan menyelesaikan segala persengketaan dengan jalan damai Asas Perserikatan Bangsa-Bangsa, yaitu: tanpa membahayakan perdamaian, keamanan, dan keadilan;
  3. setiap anggota akan memberikan bantuan kepada PBB sesuai dengan Piagam PBB;
  4. PBB tidak boleh mencampuri urusan dalam negeri-negara lain.

Hapusnya Apherteid di Afrika Selatan

November 22, 2018 0 Comments


Tentunya Kamu sering mendengar istilah "Apartheid" bukan. Yah masalah Apartheid telah nyata terjadi dibelahan dunia kita tepatnya di Afrika Selatan.  Apakah kamu mebgetahui makna apartheid? Apartheid adalah kata Afrikans yang berarti “perpisahan.” Ini adalah nama yang diberikan pada ideologi sosial ras tertentu yang dikembangkan di Afrika Selatan selama abad ke-20. Intinya, apartheid adalah tentang segregasi rasial. Ini menyebabkan diskriminasi politik dan ekonomi yang memisahkan Hitam (atau Bantu), Berwarna (ras campuran), India dan Afrika Selatan Putih.
Saat kita membahasa tentang Apartheid ada satu nama yang menjadi famous yaitu Nelson Mandela.  Seberapa pentingkah peranan dari Nelson Mandela?  Beberapa data menunjukkan bahwa berkat perjuangan Nelson Mandela dan Reformasi F. W. De Klerk, penindasan ras kulit hitam di Afrika Selatan berakhir dengan dihapuskannya kebijakan pembedaan warna kulit. Sangat jelas sekali bahwa adanya diskriminasi rasial menunjuk pada semua bentuk perbedaan manusia berdasarkan suku bangsa, turunan, dan warna kulit. Diskriminasi rasial sangat melanggar martabat dan hak asasi manusia. Negara yang paling jelas menerapkan diskriminasi rasial adalah Republik Afrika Selatan. Diskriminasi rasial di Afrika Selatan telaksana dalam bentuk pemisahan minoritas kulit putih dari mayoritas kulit berwarna, terutama kulit hitam (penduduk asli Afrika).                                      
 1.    Berlakunya Apartheid
    Bagaimanakah awal berlakunya Apartheid di Afrika Selatan?            
Diskriminasi rasial mulai dipraktekan sejak tahun 1910, ketika masyarakat turunan Eropa di Afrika Selatan ( Partai Afrikaner ) mendirikan Uni Afrika Selatan. Pada tahun 1948, Partai Nasionalis berkuasa di afrika Selatan. Pada tahun itulah, diskriminasi rasial diresmikan menjadi kebijakan negara dengan nama apartheid  (bahasa Afrikaans yang berarti pemisahan atau pembedaan).
Penerapan apherteid dilaksankan dengan pembangunan kediaman ( home land) bagi penduduk berkulit hitam. Kediaman itu dinamakan Bantustan, mengingat penduduk berkulit hitam di Selatan berasal dari suku bangsa Bantu. Tempat kediaman itu didirikan menurut kelompok ras atau asal kelahirannya. Menurut undang – undang registrasi penduduk yang berlaku, penduduk asli Afrika Selatan harus tinggal di kediaman yang sesuai dengan kelompok rasnya.
Pemerintah mendirikan Bantustan terpencar – pencar di wilayah yang kurang subur. Sementara itu, masyarakat kulit putih mendiami kawasan yang subur dan strategis. Cara seperti ini jelas akan menguntungkan minoritas kulit putih.

Gambaran pelaksanaan apartheid dalam kehidupan sosial di Afrika Selatan antara lain sebagai berikut.
      a.    Perkawinan antara kulit putih dan kulit hitam atau kulit berwarna dianggap sebagai pelanggaran hukum.
    b. Daerah perkotaan diatur sedemikian rupa agar kegiatan bisnis yang strategis dapat dikuasai oleh warga kulit putih. Sedapat mungkin warga kulit putih, terutama kulit hitam disingkirkan dari kota – kota
      c.  Jenis pekerjaan, alat angkutan, tempat hiburan, fasilitas layanan masyarakat, serta tempat ibadah dibedakan antara warga kulit putih dan untuk warga non kulit putih.
   d.  Warga non kulit putih dilarang melakukan ataupun terlibat dalam kegiatan politik apapun.

      2. Reaksi Menentang Apartheid

Bagaimanakah reaksi perlawanan dalam menentang poitik Apartheid? 
Politik Apartheid di Afrika Selatan mengundang reaksi perlawanan baik di dalam negeri maupun forum internasional. Perlawanan di dalam negeri terutama muncul dari warga kulit hitam sebagai mayoritas. Perlawanan itu dipelopori oleh ANC (African National Congress) dan UDF (United Democratic Front), ANC dipimpin oleh Nelson Mandela dan UDF dipimpin oleh Uskup Desmond Tutu.


Nelson Mandela
Uskup Desmond Tutu
Bagaimanakah bentuk reaksinya? 
Bentuk reaksi Perlawanannya antara lain dilakukan  di dalam negeri yaitu:


a.  Para pemimpin mengadakan serangkaian kampanye untuk mendapat dukungan warga dalam rangka mendesak pemerintah.
      b.  Antara tahun 1952 – 1953, ribuan warga terutama kulit hitam melancarkan aksi damai secara pasif untuk menentang hukum yang tidak adil
      c.   Pada tahun 1956, sekitar 3000 warga menetuskan Piagam Kebebasan Afrika Selatan (Freedom Charter of South Africa). Isinya tentang kesamaan hak dan martabat rakyat Afrika Selatan sekaligus menggambarkan Apartheid yang berlaku saat itu.
      d.  Pada tahun 1957, sekitar warga lebih memilih berjalan kaki bermil – mil ke tempat kerja di Johanesburg dan Pretoria dari pada membayar ongkos bis yang makin naik.
      d.  Memasuki tahun 1960 banyak terjadi aksi kekerasan terhadap tindakan semena-mena petugas keamanan. Kerusuhan tersebut terjadi di Sharpeville, Cape Town, dan Transkei.
      e. Pertengahan tahun 1976, para mahasiswa kulit hitam melancarkan demonstrasi untuk memprotes aturan persekolahan bernada rasial. Kerusuhan tersebut terjadi di Soweto, dekat Johanesburg.
      f.  Tahun 1984, warga kulit hitam melancarkan aksi protes terhadap kebijakan pembaruan parlemen, dan berkembang menjadi kerusuhan rasial massal sehingga pemerintah memberlakukan keadaan darurat perang pada Agustusb1985

Reaksi menentang juga terjadi dalam forum internasional antara lain dipelopori oleh PBB, beberapa anggota Persemakmuran, beberapa negara Afrika, dan anggota OKI. Akan tetapi,  tidak adanya kebersamaan sikap dalam menekan Afrika Selatan membuat negara itu tidak menanggapi seruan internasional. 

Reaksi menentang di Forum Internasional:
a.  Sejak tahun 1948, Majelis umum PBB telah mengutuk apatheid di Afrika Selatan. Lalu tahun 1960 Dewan Keamanan PBB mengambil sikap yang sama. Dua tahun kemudian, Majelis umum PBB menyerukan kepada anggota PBB untuk mengenakan sanksi ekonomidan memutuskan hubungan diplomatik dengan Afrika Selatan.
b. Beberapa negara Asia, Arab, Afrika, dan Eropa Timur mematuhi resolusi PBB untuk memboikot Afrika Selatan. Bahkan negara Zambia, Botswana, dan Mozambique membantu para pejuang ANC dalam melakukan perjuangan bersenjata.
c. Tahun 1986, negara anggota Persemakmuran menekan Afrika Selatan, sebagai reaksi terhadap tindakan Pemerintah Afrika Selatan. Akan tetapi tindakan sanksi yang mau dikenakan tidak disetujui oleh Inggris.
d. Meskipun begitu, Inggris melalui menlunya Sir Geoffrey Howe medesak pemeintah Afrika Selatan untuk menghapuskan Apertheid. Desakan itu berlanjut dengan kecaman terhadap kegagalan Pemerintah mencabut keadaan darurat perang.
e. Tekanan berikutnya datang dari kampanye pembebasan Nelson Mandela. Tokoh ANC tersebut dipenjara tahun 1962.
3. Berakhirnya Apertheid
Bagaimanakah berakhirnya politik apartheid di Afrika Selatan? 
Tanda – tanda berakhirnya Apertheid di Afrika Selatan mulai tampak saat Frederick Willem de Klerk  menjadi Persiden. Saat pengambilan sumpah jabatan di Pretoria, ia menjajikan reformasi kebijakan rasial. Reformasi tersebut setahap demi setahap berkembang menjadi penghapusan Apertheid. 

 W. De Klerk
Bagaimanakah kronologi berakhirnya aprtheid? 
Kronologi berakhirnya Apertheid sebagai berikut.
a.       Pada tanggal 6 September 1989, pemerintah mengesahkan partai – partai baru yang didirikan oleh kalangan demonstan anti-apertheid.
b.       Pada bulan Februari 1990, Pemerintah telah menghapus undang-undang yang melarang ANC dan organisasi politik lainnya. Kemudian, Pemerintah membebaskan tokoh karismatik ANC, Nelson Mandela
c.       Pada bulan Mei 1990, untuk pertama kalinya Pemerintahkan melangsungkan perundingan resmi dngan ANC, dan menghasilkan kesepakatan dibentuknya undang – undang non rasial.
d.       Pada bulan Juli 1990, Pemerintah menghapus keadaan darurat perang, undang – undang pemisahan penggunaan fasilitas umum.
e.       Pada bulan Agustus 1990, setelah sekian lama mengambil sikap militan, ANC setuju menghentikan perjuangan.
f.        21 Februari 1991, pemerintah menghapus tiga undang –undang landasan utama Apertheid, yaitu :
1).   Land Acts, undang – undang yang melarang warga kulit hitam memliki tanah diluar kediaman yang telah ditentukan.
2).   Group Areas Act, undang – undang yang mengatur pemisahan tempat tinggal warga kulit putih dn kulit hitam.
3).   Population Registration Act,undang – undang yang mewajibkan warga kulit hitam untuk mendaftarka diri menurut kelompok suku masing – masing.

Penghapusan  ketiga undang – undang  itu membuka jalan bagi dihapuskannya sama sekali apertheid dari kehidupan sosial Afrika Selatan.
Di tengah sambutan yang mengembirakan, tindakan F. W. De Klerk itu masih mengundang reaksi negatif baik dari kalangan kulit putih maupun kulit hitam. Mereka menganggap Pemerintah bertindak seperti itu untuk menarik simpati forum internasional demi dicabutnya sanksi ekonomi dan politik terhadap Afrika Selatan.
Selain reaksi negatif, muncul masalah lain berupa persaingan etnis. Persaingan etnis terutama terjadi antara suku Xhosa dan suku Zulu, sebagai dua suku mayoritas. Persaingan etnis ini pula yang menimbulkan kecenderungan mendirikan partai – partai berdasarkan kesamaan etnis.
Di tengah persaingan etnis, Nelson Mandela tampil menggalang persatuan rakyat Afrika Selatan. Dengan sikap moderatnya, ia mengajak semua pihak, terutama partai – partai untuk membangun Afrika Selatan. Berkat karisma kepemimpinannya, warga kulit putih dan kulit hitam mau bekerja sama menciptaka kemakmuran Afrika Selatan.
Betapa kerja keras de Klerk dan Mandela berupaya membangun Afrika Selatan baru yang selama lebih dari 80 tahun dibelenggu apertheid. Itulah sebabnya pada tahun 1993, kedua tokoh penghapus apertheid itu menerima Nobel Perdamaian.
Pada bulan Mei 1994, berlangsung pemilihan umum di Afrika Selatan. Untuk pertama kalinya, warga kulit hitam memberikan suaranya. Lalu, pada tanggal 9 Mei 1994 Nelson Mandela dipilih oleh Majelis Nasional ( parlemen ) sebagai presiden Afrika Selatan. 
Demikianlah materi tentang Hapusnya politik Apartheid di Afrika Selatan, tentunya kamu semakin jelas bukan. Nah bagaimanakah menurut kamu jika diskiriminasi ras ini terjadi di lingkungan sekitarmu? 
Agar kamu semakin jelas tentang materi ini silahkan buka link pembelajaran berikut. 

Berikut Mind Map untuk materi ini.