Tentunya Kamu sering mendengar istilah "Apartheid" bukan. Yah masalah Apartheid telah nyata terjadi dibelahan dunia kita tepatnya di Afrika Selatan. Apakah kamu mebgetahui makna apartheid? Apartheid adalah kata Afrikans yang berarti “perpisahan.” Ini adalah nama yang diberikan pada ideologi sosial ras tertentu yang dikembangkan di Afrika Selatan selama abad ke-20. Intinya, apartheid adalah tentang segregasi rasial. Ini menyebabkan diskriminasi politik dan ekonomi yang memisahkan Hitam (atau Bantu), Berwarna (ras campuran), India dan Afrika Selatan Putih.
Saat kita membahasa tentang Apartheid ada satu nama yang menjadi famous yaitu Nelson Mandela. Seberapa pentingkah peranan dari Nelson Mandela? Beberapa data menunjukkan bahwa berkat perjuangan Nelson Mandela dan Reformasi F. W. De Klerk, penindasan ras kulit hitam di Afrika Selatan berakhir dengan dihapuskannya kebijakan pembedaan warna kulit. Sangat jelas sekali bahwa adanya diskriminasi rasial menunjuk pada semua bentuk perbedaan manusia berdasarkan suku bangsa, turunan, dan warna kulit. Diskriminasi rasial sangat melanggar martabat dan hak asasi manusia. Negara yang paling jelas menerapkan diskriminasi rasial adalah Republik Afrika Selatan. Diskriminasi rasial di Afrika Selatan telaksana dalam bentuk pemisahan minoritas kulit putih dari mayoritas kulit berwarna, terutama kulit hitam (penduduk asli Afrika).
Bagaimanakah awal berlakunya Apartheid di Afrika Selatan?
Diskriminasi rasial mulai dipraktekan sejak tahun 1910, ketika masyarakat turunan Eropa di Afrika Selatan ( Partai Afrikaner ) mendirikan Uni Afrika Selatan. Pada tahun 1948, Partai Nasionalis berkuasa di afrika Selatan. Pada tahun itulah, diskriminasi rasial diresmikan menjadi kebijakan negara dengan nama apartheid (bahasa Afrikaans yang berarti pemisahan atau pembedaan).
Penerapan apherteid dilaksankan dengan pembangunan kediaman ( home land) bagi penduduk berkulit hitam. Kediaman itu dinamakan Bantustan, mengingat penduduk berkulit hitam di Selatan berasal dari suku bangsa Bantu. Tempat kediaman itu didirikan menurut kelompok ras atau asal kelahirannya. Menurut undang – undang registrasi penduduk yang berlaku, penduduk asli Afrika Selatan harus tinggal di kediaman yang sesuai dengan kelompok rasnya.
Pemerintah mendirikan Bantustan terpencar – pencar di wilayah yang kurang subur. Sementara itu, masyarakat kulit putih mendiami kawasan yang subur dan strategis. Cara seperti ini jelas akan menguntungkan minoritas kulit putih.
Gambaran pelaksanaan apartheid dalam kehidupan sosial di Afrika Selatan antara lain sebagai berikut.
a. Perkawinan antara kulit putih dan kulit hitam atau kulit berwarna dianggap sebagai pelanggaran hukum.
b. Daerah perkotaan diatur sedemikian rupa agar kegiatan bisnis yang strategis dapat dikuasai oleh warga kulit putih. Sedapat mungkin warga kulit putih, terutama kulit hitam disingkirkan dari kota – kota
c. Jenis pekerjaan, alat angkutan, tempat hiburan, fasilitas layanan masyarakat, serta tempat ibadah dibedakan antara warga kulit putih dan untuk warga non kulit putih.
d. Warga non kulit putih dilarang melakukan ataupun terlibat dalam kegiatan politik apapun.
2. Reaksi Menentang Apartheid
Bagaimanakah reaksi perlawanan dalam menentang poitik Apartheid?
Politik Apartheid di Afrika Selatan mengundang reaksi perlawanan baik di dalam negeri maupun forum internasional. Perlawanan di dalam negeri terutama muncul dari warga kulit hitam sebagai mayoritas. Perlawanan itu dipelopori oleh ANC (African National Congress) dan UDF (United Democratic Front), ANC dipimpin oleh Nelson Mandela dan UDF dipimpin oleh Uskup Desmond Tutu.
![]() |
| Nelson Mandela |
![]() |
| Uskup Desmond Tutu |










