Monday, March 16, 2020

Akar- Akar Nasionalisme dan Pengaruhnya di Indonesia


Yuuk kita bahas tentang Akar-akar nasionalisme dan pengaruhnya di Indonesia.
Apa sih nasionalisme itu? Tentunya kamu dah gak asing khan dengan kata itu. Pasti doong..karena kamu dah tentu mempraktekkannya  setiap hari senin pagi yah..Apa tuh...Yuups pasti jawabanmu “Upacara Bendera”... Benar gak guys jawabanmu itu. Mari kita tinjau secara akademis tentang makna nasionalisme.

Secara pengertian nasionalisme memiliki beberapa pengertian menurut beberapa ahli seperti Hans Kohn mengatakan nasionalisme adalah suatu paham yang menempatkan kesetiaan tertinggi individu kepada negara dan bangsa. Nasionalisme secara fundamental timbul dari adanya kesadaran nasional berbangsa dan bernegara sendiri. Sedangkan Joseph Ernest Renan mendefinisikan nasionalisme sebagai sekelompok manusia yang berkeinginan untuk bersatu. Berbeda lagi dengan Otto Bauer yang mengatakan nasionalisme merupakan suatu persatuan karakter yang timbul karena persamaan nasib.
Kalau berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia, nasionalisme memiliki dua arti nih. Pertama adalah paham (ajaran) untuk mencintai bangsa dan negara sendiri; sifat kenasionalan. Pengertian kedua adalah kesadaran keanggotaan dalam suatu bangsa yang secara potensial atau aktual bersama-sama mencapai, mempertahankan, dan mengabadikan identitas, integritas, kemakmuran, dan kekuatan bangsa itu atau bisa juga diartikan dengan semangat kebangsaan.
Secara umum, nasionalisme sering dikaitkan dengan Revolusi Perancis, industrialisasi, liberalisme, dan sentimen bangsa, yakni sebuah struktur baru yang disebut modem yang menggantikan struktur klasik masyarakat yang bersifat lokal dan feodal. Secara historis kemunculan  nasionalisme berangkat dari sebuah struktur klasik masyarakat yang represif terhadap rakyat dan memihak kelompok minoritas tertentu (seperti bangsawan misalnya).
Nah sekarang tentang historisnya nih...apa sih yang melatarbelakangi timbulnya nasionalisme itu?

LATAR BELAKANG
Guys.. Masih ingat khan kamu materi tentang Revolusi Perancis dan Revolusi Industri? Kedua peristiwa itu memicu munculnya nasionalisme. Kok bisa? Soalnya, saat kedua peristiwa itu, masih banyak negara yang dijajah oleh bangsa lainnya. Saat itu banyak negara penjajah melakukan penindasan pada negara yang dijajah. Negara yang dijajah ini kemudian sadar akan persamaan nasib dan harga dirinya sebagai suatu bangsa. Hingga akhirnya hal ini memunculkan nasionalisme di Eropa pada abad ke-18. Paham ini kemudian cepat menyebar ke seluruh dunia terutama negara jajahan bangsa Eropa, termasuk negara-negara Asia dan Afrika termasuk Indonesia.

 Lalu bagaimana pengaruhnya di Indonesia?

NASIONALISME DI INDONESIA
Nasionalisme di Indonesia diawali dengan dibentuknya Syarikat Islam/SI (sebelumnya Syarikat Dagang Islam/SDI). Peran SDI dalam nasionalisme bermula ketika H. O. S. Tjokroaminoto mengubah SDI menjadi Syarikat Islam, tidak hanya berkutat di soal perdagangan. Jika sebelumnya SDI berhubungan dengan ekonomi dan sosial, Tjokoraminoto menjadikan SI juga menyinggung tentang politik dan agama. Hal ini tampak dalam kegiatan SI yang menaruh perhatian besar terhadap unsur-unsur politik dan menentang ketidakadilan serta penindasan yang dilakukan oleh pemerintah kolonial.



Syarikat Islam Sebagai Embrio Pergerakan Nasional



Sumber :
Nasionalisme dan Perjalanan Demokrasi, AU Ali - UNISIA, 2016 -  journal.uii.ac.id



No comments:

Post a Comment